Dibalik Airmata Perempuan
Setegar & sekuat
apapun seorang perempuan menahan rasa sakit hati dan kecewanya,tetap saja dia
seorang PEREMPUAN. Jika ia lelah hanya airmatanya yang berbicara. Perempuan
TIDAK cengeng tapi perempuan lebih menggunakan hati saat orang-orang yang
mereka sayangi mengabaikan mereka. Perempuan paling tidak suka jika ia
dikhianati,namun perasaan untuk tetap bertahan saat kepercayaaan mereka
dikhianati adalah sebuah anugrah dari TUHAN. Mereka mampu tetap tersenyum saat
hati mereka tengah terluka. Mereka tetap berdiri dibarisan paling depan untuk
melindungi orang-orang yang mereka sayangi. Meskipun mereka tak tahu bagaimana
cara menggunakan senjata.Mereka berani menaruhkan nyawa mereka demi kebahagiaan
orang yang mereka sayangi.
Jika mereka telah
benar-benar kecewa,mereka memilih diam dan memendamnya dibandingkan harus
marah-marah terhadap orang yang sudah tak menganggap keberadaan mereka. Mungkin
sifatnya akan berubah menjadi lebih dingin tak seperti saat mereka bahagia.
Saat mereka dianggap seperti SAMPAH,terkadang mereka tetap menganggap orang
yang mereka sayangi sebagai PRORITAS.
Sidoarjo,13 Maret 2015
Iftitah Tazkiyah
0 komentar:
Posting Komentar